5 Suggestions Mengajarkan Anak Bersosialisasi Di Masa Pandemi

Akan tetapi, tetap harus ada batasan dalam penggunaan smartphone pada anak. Karena terlalu lama menggunakan smartphone tentu tidak baik untuk kesehatan si kecil. Terutama kesehatan matanya akibat layar smartphone yang terlalu terang.

Media ini bertujuan agar mereka merasa tertarik untuk belajar dan menghindari rasa jenuh. Anda bisa membuat huruf susunan kata-kata warna-warni kemudian cetaklah. Setelah membacanya, anak bisa menempelkannya menggunakan lem pada kertas atau tempat khusus.

Mengajarkan anak membaca secara online

Caranya, jika melihat huruf atau kata, tanyakan pada Si Kecil bagaimana suara dari huruf yang ia lihat atau bagaimana cara membaca kata yang ia lihat. Misal, saat melihat poster bertuliskan “kamar” di depan pintu kamar tidurnya, Bunda bisa menunjuk kata tersebut dan membacanya serta meminta Si Kecil mengulang kata-kata yang Bunda ucapkan. Kemudian di hari-hari berikutnya, tunjuk lagi kata tersebut dan minta Si Kecil untuk membacakannya. Saat membacakan buku, Bunda juga bisa menstimulasi kecerdasan Si Kecil dengan memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan kata atau gambar di dalam buku tersebut.

Namun demikian, tidak semua wanita dapat mengajarkan Al Quran kepada anak dengan baik. SD Islam Terpadu AT-TAQWA mengajarkan program pokok pendidikan nasional dan dipadukan dengan kurikulum khas AT-TAQWA serta Kurikulum Qira’ati untuk pengajaran baca Al-Qur’an. SDIT AT-TAQWA memadukan antara pembelajaran pendidikan dan pembiasaan yang baik.

Merdeka.com – Cara mengajari anak membaca bisa dimulai sejak dini menggunakan cara menyenangkan. Mengajari anak membaca merupakan salah satu proses kompleks membutuhkan metode tepat dari berbagai keterampilan dan strategi. Gadget, media sosial, suasana bising, dan kegiatan sosial bersama teman merupakan gangguan yang paling sering menginterupsi proses belajar. Jika gangguan-gangguan ini tidak dikendalikan oleh orang tua, anak tentu lebih memilih melakukan hal-hal yang menurutnya lebih menyenangkan daripada belajar. Kegiatan lain yang dilakukan untuk aspek kognitifnya seperti belajar hadist, menyanyi, tepuk tangan, dan membantu orang tua dalam kegiatan sehari-hari.