Eleven Cara Mengajari Anak Membaca Dengan Cepat

Membaca buku favorit akan menjadi kegiatan menyenangkan, sekaligus cara mengajari anak membaca yang baik. Liputan6.com, Jakarta Cara mengajari anak membaca bisa menjadi momen-momen penting bagi pertumbuhan buah hati. Belajar membaca bukanlah proses ‘alami’ yang terjadi dengan sendirinya.

Misalnya anak menghafalkan surah-surah pendek dari Alquran, belajar membaca Alquran, menulis dengan huruf Arab, salat berjamaah, dan kegiatan ibadah yang lain dalam pembiasaan. Hampir setiap anak pasti menyukai membaca buku, apalagi buku yang menarik dengan berbagai gambar dan karikatur. Pada mulanya, membaca dilakukan untuk membantu si kecil menambah perbendaharaan kata nya, sehingga nanti saat dikenalkan pada kata-kata, anak sudah tidak asing lagi mendengarnya. Di fase selanjutnya saat kemampuan membaca anak sudah mulai terasah, Mak bisa ajak anak untuk membaca setiap kata yang tertulis dalam buku ceritanya sambil menceritakan keseluruhan cerita yang ada. Ya, jika memang dipaksakan dan tidak melihat kemampuan tiap anak. Tapi bisa jadi tidak salah, asalkan dilakukan dengan mengandalkan kreatifitas.

Padahal untuk pelajaran matematika, pemahaman atas konsep tersebut sangat penting. Belum lagi waktu interaksi dengan guru yang terbatas secara digital, membuat anak-anak semakin kurang mendapatkan pemahaman soal konsep matematika. Ajak anak untuk memilih perlengkapan belajar, mengatur ruang belajar, serta menetapkan jadwal belajar. Keterlibatan anak dalam penyusunan sistem belajar akan membuat ia lebih semangat dan bertanggung jawab. Guru yang killer, teman yang suka melakukan bullying, atau fasilitas belajar yang tidak memadai sering kali membuat anak kehilangan motivasi untuk belajar. Pada akhirnya, anak akan malas-malasan ketika diminta untuk belajar.

Proses belajar anak dapat berlangsung di mana pun, tidak hanya di ruang belajar saja. Orang tua dapat mengajak anak ke museum untuk belajar sejarah, ke kebun binatang untuk belajar tentang flora dan fauna, atau ke pusat-pusat edukasi ramah anak lainnya. Sekolahmu menyediakan beragam materi ajar yang bisa diakses melalui aplikasi maupun situs resminya.

Mengajarkan anak membaca secara online

Kegiatan ini sangat baik untuk mengembangkan motorik halus dan tentu saja kreativitas si kecil. Tapi, awasi si kecil ketika ia menggunakan lem, jangan sampai ia menjilatnya ya, Bunda. Juga bermanfaat untuk mengembangkan imajinasi anak dan melatih otot tangannya melalui kegiataan meremas, memilin, dan menggulung. Efeknya, kemampuan motorik halus pada tangan si kecil akan terlatih dan hal ini berguna untuk kegiatan menulis. Anda juga dapat mengajak anak menggambar bersama menggunakan krayon maupun melukis menggunakan cat air. Melalui kegiatan menggambar dan melukis bersama, Anda juga dapat merangsang kreativitas dan imajinasi yang dimiliki anak.

Lakukan variasi dari beberapa kegiatan di atas agar mereka tidak mudah bosan. “Saya datang ke rumah-rumah siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran daring dikarenakan berbagai masalah. Seperti jumlah gawai yang minim sementara yang pelu menggunakannya untuk mengikuti belajar on-line adalah kakak beradik,” jelas Nisa. Lantas, bagaimana selama masa pandemi di mana semua orang masih diharuskan untuk melakukan social distancing? Dilansir dari huffpost.com, berikut ini adalah beberapa suggestions mengajarkan anak bersosialisasi di masa pandemi. Cara mengajarkan anak agar dapat membaca lainnya adalah dengan membuat lingkungan rumah kaya akan susunan kata dan huruf sehingga Si Kecil akan terdorong untuk membaca dan melihat huruf atau kata setiap hari.

Pada tahap pertama, pengajar atau orang tua harus membuat anak-anak meningkatkan konsentrasi mereka. Agar anak-anak menjadi lebih fokus dengan apa yang akan dipelajari nanti. Anak-anak perlu dikenalkan dengan Al-Qur’an sejak dini, agar mereka bisa merekatkan hubungan rohaninya dengan Al-Qur’an.

Inilah aplikasi belajar terbaik untuk anak yang bisa diakses lewat ponsel pintar. Aplikasi ini sangat membantu si kecil mengenal huruf abjad dari A sampai Z dengan mudah dan menyenangkan. Anda bisa mencoba 10 aplikasi belajar terbaik berikut ini agar anak semakin cerdas dan semakin bersinar. Jadi yang bisa kami simpulkan, banyak ulama yang memperbolehkan para ustadzah atau guru mengaji (TPA/TPQ) tetap mengajar meskipun sedang dalam keadaan haid.